MESBAH WELAI LEMBUR" (Dirgahayu RI ke 77)
(Sebuah catatan harian kunjungan Bapak Camat Alor Tengah Utara ke SMKN 3 Kalabahi Senin, 22 Agustus 2022)
Melihat dari judulnya semua orang pasti bertanya -tanya apa makna dari kalimat tersebut.
Mesbah merupakan benda yang disakralkan masyarakat Alor. Pada masa lalu Mesbah sering digunakan sebagai tempat untuk meletakkan kurban atau persembahan kepada para leluhur. Biasanya berupa tumpukan batu yang disusun sedemikian rupa menyerupai meja. Konon katanya untuk memudahkan segala urusan yang akan dilakukan di waktu yang lalu. Saat ini untuk daerah-daerah tertentu masih bisa ditemukan adanya mesbah tetapi setelah masuknya agama mesbah sudah menjadi bukti adanya suatu kebudayaan dan tetap dijaga oleh masyarakat setempat. Sedangkan WELAI LEMBUR adalah merupakan nama tempat atau kampung yang ada wilayah kabupaten Alor.
Hari ini Senin, 22 Agustus 2022 adalah merupakan hari yang begitu bersejarah dalam perjalanan SMKN 3 KALABAHI. Sejak berdirinya tahun 2008, sekolah ini baru mendapat kunjungan spesial dari pimpinan daerah kecamatan dalam hal ini Camat Alor Tengah Utara, Bapak Sabdi Makanlehi SH sebagai pembina upacara.
Di awal sambutannya Bapak Camat mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan dirinya menjadi pemimpin di wilayah ini. Di atas "Mesbah WELAI Lembur", tanah leluhur yang telah diserahkan kepada kita untuk dibangun sebuah nilai harkat dan martabat bangsa, agama dan segalanya agar menjadi anugerah dan sebuah berkat.
Selanjutnya beliau menyampaikan terima kasih kepada Kepala Sekolah SMK NEGERI 3 KALABAHI Ibu Frida D. Laumal, SE dan dewan guru yang telah mengambil bagian dalam upacara kenegaraan peringatan HUT RI ke 77 beberapa hari yang lalu.
Terima kasih pula beliau sampaikan kepada tim Paskibra, kelompok paduan suara dan Pramuka yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik dan sempurna. Beliau bahkan merasa bangga melihat pemimpin upacara hari ini, di mana saat perayaan kemerdekaan siswa kami ini melakukan atraksi Pramuka yang membuat decak kagum.
Kehadiran SMK NEGERI 3 KALABAHI merubah kegelapan di negeri ini, merubah hal dahulu yang tidak pernah terpikirkan menjadi mungkin. SMA/SMK secara regulasi merupakan kendali di bawah gubernur. Beliau pun mengapresiasi Bapak Presiden dan Gubernur NTT yang pada era kepemimpinannya daerah NTT bergerak maju lebih cepat dan termasuk di dalamnya adalah pola pendidikan yang mana NTT setara dengan Indonesia secara keseluruhan.
Beliau menambahkan betapa bangganya sosok panutan itu telah menarik ke luar anak-anak NTT,yang termasuk di dalamnya anak-anak SMK NEGERI 3 KALABAHI. Bagaimana di tangan Bapak/Ibu Guru anak-anak bertumbuh, bergerak dan maju menjadi anak bangsa yang mempunyai harga dan nilai bagi diri, keluarga dan banyak orang.
Semua itu dapat dicapai dengan belajar dan semua orang harus punya mimpi.Mimpi untuk menjadi orang. Anak -anak yang berada di wilayah "Mesbah WELAI Lembur harus punya nilai dan harga pada masa yang akan datang. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu Guru yang ikut serta membesarkan anak -anak tersebut. Karena kebanggaan seorang guru adalah ketika melihat anak perempuan didiknya berhasil.
Dulu tanah SMK ini menjadi rebutan dari Belu dan Alor, tetapi ternyata Mebung yang layak untuk dibangun sebuah sekolah kejuruan yang bergengsi.
Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kepala Sekolah yang telah memberikan waktu kepadanya untuk memimpin upacara.
Menurutnya SMKN 3 KALABAHI telah banyak berkontribusi dalam setiap kegiatan tingkat kecamatan. Mulai dari upacara bendera, perlombaan dan kegiatan yang melibatkan camat dan kepala sekolah dan para guru untuk membesarkan sekolah ini.
Karena berada di atas "Mesbah WELAI Lembur, maka jangan menganggap bahwa SMK ini berada di kampung. Kita berdoa kepada para leluhur pendiri negeri ini juga ikut memperjuangkannya. Walaupun jasad mereka telah tiada tetapi perjuangan mereka tetap kita lanjutkan dan menjadikan sekolah ini menjadi SMK favorit di NTT.
Siswa SMKN 3 ini sungguh luar biasa, karena hanya dalam waktu seminggu di bawah asuhan Bapak Ibrahim dan Bapak Danpos Ramil serta semua pihak yang terlibat mereka berhasil mengerjakan tugasnya dengan baik dan berjalan lancar dan meninggalkan decak kagum semua orang.
Pesan terakhir yang disampaikan oleh Bapak Camat adalah buatlah diri kalian menjadi berguna bagi diri, keluarga, dan banyak orang. Jangan kecil hati karena saya dari kampung, jangan kecil hati karena saya rambut keriting, dan saya hitam. Karena rambut keriting dan hitam pun diciptakan orang menjadi lagu.
Tetapi kita harus bangga sebagai ciptaan Tuhan, walaupun berada di Mebung, sekolah di SMK, tetapi saya bisa berbuat sesuatu yang berarti bagi banyak orang.
Hari ini kita semua di sini berdoa agar suatu saat nanti anak-anak yang berdiri ini bisa menggantikan posisinya atau pun Bapak, Ibu Guru. Atau mengganti posisi Danpos Ramil serta Bapak Ibrahim sebagai pelatih Paskibra.
Dan jika saat kami telah menjadi masyarakat, kalian akan mengingat hari ini Senin 22 Agustus 2022 Bapak Camat berpesan bahwa kalian harus bisa seperti kami.
Sebuah mimpi besar, cara pandang harus dibangun mulai sekarang. Jadi kalian harus tetap mengingat pesan guru "Belajarlah dan terus belajar , dari pelita saja bisa menjadikan kami camat. Maka kalian harus bisa lebih dari kami.
Malam listrik sudah ada, hape sudah ada, gunakanlah alat -alat teknologi tersebut sesuai peruntukannya.
Sehingga kita dikatakan sebagai orang yang berharga dalam semboyan NTT Maju, NTT Sejahtera, serta motto kabupaten Alor kenyang, Alor sehat dan Alor pintar. Untuk mencapainya tidaklah mustahil tetapi merupakan suatu kepastian.
Akhir kata ucapan terima kasih yang kesekian untuk Ibu Kepala Sekolah dan Dewan Guru yang telah mempercayakan beliau memimpin apel pagi hari ini. Semoga anak -anak ini menjadi orang yang berguna di kemudian hari.
Demikianlah sedikit informasi menarik yang begitu kuatnya memberikan semangat dan motivasi sebagai pendidik dalam menggembleng generasi bangsa.
Terima Kasih Bapak Camat, Bapak Ibrahim Laure, dan Bapak Dan Pos Ramil Mebung yang sudah berkunjung dan mengisi upacara bendera hari ini.
(Tribute to Almarhum Kakek Saleh Tulimau, Kapitan Lembur).
Written By : Lilyanti Idris, SPd/
Guru SMKN 3 KALABAHI









Luar biasa.. Lanjutkan
BalasHapusTerbaik KK Sayang.... Teruslah memberikan warna sebagai garda terdepan dalam mengajar serta mendidik anak bangsa.... Semoga kedepan Insya Allah lahir generasi - generasi hebat dari tanah lembur / Mebung, Aamiin
BalasHapus"Walaupun jasad mereka telah tiada tetapi perjuangan mereka tetap kita lanjutkan dan menjadikan sekolah ini menjadi SMK favorit di NTT."
BalasHapusAmin...semoga SMKN 3 Kalabahi menjadi yang terbaik.
Terima kasih, Bu Lily ssudah berbagi inspirasi yang luar biasa. Sukses selalu!