REMPEYEK KACANG"
Rempeyek kacang
Hai, السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Selamat siang semua sahabat dumay, Bagaimana keadaan kalian siang ini. Saya berharap semuanya baik-baik saja, selalu sehat dan dilindungi oleh Allah SWT dan diberikan nikmat kesehatan dan keselamatan.
Sekedar, up date saja sebenarnya kalau tidak ada sesuatu yang hilang dan mungkin hanya meninggalkan kenangan. Lho koq bisa begitu, ya memang begitulah adanya diriku yang tak bisa diam saja sambil menatap layar ponsel yang cuma nangkring di atas meja.
Kalian semua pasti ada yang pernah merantau ke luar daerah, dengan berbagai maksud dan tujuan. Sama seperti diriku yang juga pergi meninggalkan orang tua demi melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Ada banyak kisah menarik dan penuh kenangan terindah saat berada jauh dari mereka.
Kalau sudah merantau pasti juga pernah merasakan bagaimana rasanya ketika kiriman doku belum ada. Alternatifnya terpaksa makan ala syahadat atau menggunakan telunjuk. Tetapi kalau ada rempeyek tentulah lebih nikmat. Karena perpaduan kacang tanah dan krenyesnya tepung beras menjadi sensasi yang luar biasa. Mengapa harus rempeyek? Jawabannya simple saja, karena dialah satu-satunya camilan yang bisa membuat saya menjadi bisa seperti ini.
Bisa dibayangkan gaji seorang guru dengan 3 orang anak yang kuliah di perguruan tinggi berbeda. Sementara kebutuhan hidup yang tak pernah habisnya, memaksa kami untuk bisa tetap semangat dalam menggapai ilmu dan cita-cita.
Terima Kasih untuk Mama dan Bapak yang telah berbuat di atas rata-rata, kami telah berada pada level ini dengan senyum yang manis. Tanpa rempeyek saya tidak bakalan tahu betapa hidup ini keras dan penuh perjuangan. Meskipun renyah tapi untuk mendapat kesesuaian takaran antara bumbu, tepung dan santan perlu ketelitian dan kecermatan agar menjadi favorit.
Kini rempeyek jadi andalan, menemani santap siang ala ana kost.


Komentar
Posting Komentar